Ads 468x60px

Pages

Jang Dong Gun and Go So Young Wedding

Hari ini, tgl. 2 Mei 2010, aktor senior Korea, Jang Dong Gun menikah. Pernikahannya diadakan di Hotel Shilla, Jungju, Seoul.

Jang Dong Gun akan menikah dengan Go So Young (sebenarnya Go So Young sudah hamil 3 bulan)


Ini undangannya :


Pesta pernikahan akan diselenggarakan di Dynasty Hall, lantai 2 Hotel Shilla, Seoul

Jam 5 Sore (waktu Korea), Tanggal 2 Mei 2010


Dynasty Hall bisa menampung sekitar 900 orang tamu. Lebih besar dari Youngbeen Hall yang digunakan oleh Kwon Sang Woo dan Chun Do Yeon ketika mereka menikah waktu itu di hotel yang sama.

Biaya sewa Dynasty Hall paling tidak 100 juta Won atau hampir USD 90,000!

Bukan itu saja, para tamu undangan akan dimanjakan dengan hidangan pesta karya Pastry Chef terkenal Perancis, Pierre Herme, yang juga terkenal sebagai "Picasso of Pastry" yang akan menyiapkan dessert untuk para tamu.

Cake-nya akan dibuat oleh Pierre Herme juga dan akan dihidangkan dengan ice cream strawberry. Satu potong cake-nya saja harganya 60,000 won! atau sekitar USD 54! 500 rebu lebih!

Ini juga merupakan wedding cake pertama yang dibuat oleh Pierre Herme.

Menurut pemimpin dept. marketing AEM Entertainment, Moon Bo Young, ada 400 reporter, dalam maupun luar negeri yang ingin meliput pernikahan ini. Juga ada permintaan dari Pers Jepang dan Perancis. Akan ada konferensi Pers di Youngbeen hall di Hotel Shilla.

MC-nya adalah aktor Park Joong Hoon.

Gaun pernikahan Go So Young adalah produk Amsale yang sedang nge-trend di Korea.

Oya kerennya lagi, mereka rencananya akan bulan madu ke....BALI !!! hahaha.



Wartawan yang sudah siap di Hotel Shilla :


Look at the pers....wow

Wartawan dan fans yang sudah menunggu pasangan pengantin...

Dan inilah mereka....



Beberapa tamu undangan yang hadir (yang sudah siap makan enak...keliatan bgt siriknya hahaha...)


Lee Son Kyun and Hyun Bin

Yang sebelah kiri ngga tahu (tp kaya Song Seung Heun gitu?), kanan so pasti...So Ji Sub

Kiri kayanya Jung Sung Hwa (Sang Jun, Personal Taste) and partner, kanan Jung Jun Ho (IRIS) and Kim Nam Joo gitu ?(maaf kalo salah...)

2 pria berkumis, kiri : Cha Seung Won (City Hall), kanan : Kim Nam Gil (gemukan ya kayanya...)

Kiri : Han Ji Hye, kanan : ngga tahu

Keluarga Kwon, Kwon Sang Woo, Leon, and Son Tae Young

Mrs. Kathleen Stephens, Duta Besar Amerika untuk Korea Selatan juga hadir !!


source : allkpop, koreandiorama.wordpress.com, buhay korea, kpopville

Sinopsis Pasta Episode 10

Review Episode 9,

Yoo Kyung dan Hyun Wook masih di RS diinfus. Hyun Wook, hei, apa yang lebih kau suka? pasta yang kau cintai itu atau aku? Yoo Kyung, "Kau, Chef."
Hyun Wook, kau suka kaktus atau aku? Yoo Kyung, "Kau, Chef"
Hyun Wook, "Kaktus atay pasta?" Yoo Kyung, "Kau Chef!!"

Hyun Wook, "Aigoo, pikirkan dulu baru menjawab, seorang wanita harus memikir dulu sebentar sebelum menjawab, ah, ampun.."
Yoo Kyung, "Oh, tidak lagi, seorang wanita begini dan seorang wanita harus begitu...hih.."

Hyun Wook meraih tangan Yoo Kyung dan ia membuat alasan, ckck tanganmu jelek sekali. Yoo Kyung tidak peduli, bukankah semua tangan chef itu jelek?
Hyun Wook tanya apa Yoo kyung tidak takut? Takut apa? Hyun Wook, "Kalau ketahuan kau naksir aku? Bagaimana jika staf lain tahu?"

Yoo Kyung merasa ia bisa menyembunyikannya, tapi Hyun Wook berkata itu kelihatan sekali. Mereka terus saja saling menggoda, dan Yoo Kyung sadar infusnya sudah habis. Hyun Wook berkata infusnya masih penuh. Yoo Kyung bisa pergi kalau mau.
Yoo Kyung turun dan tanya apa ia bisa mematikan lampu, Hyun Wook tanya mengapa? Agar Hyun Wook bisa istirahat saat ia pergi, dan kemudian Yoo Kyung benar2 mematikan lampu dan pergi.

Episode 10

Yoo Kyung mencari suster, suster, apa yang harus kulakukan? Yoo kyung melihat San kembali. Ia tanya mengapa San kembali? bukankah ia sudah bayar tagihannya? San bertanya mengapa percakapan yang terjadi diantara mereka selalu berkaitan dengan uang?
San melihat perban Yoo Kyung dan berkata itu harus dijaga agar selalu kering. Yoo kyung berkata tidak mungkin karena ia kerja di dapur. San lalu berkata, buat apa ada asisten? Yoo Kyung menjawab, asisten itu bukan asistennya. Yoo kyung tidak mau merepotkan mereka.

Yoo Kyung tanya apa San dan Se Young kencan? San mengaku dulu mereka pernah kencan sekarang hanya berteman. San berkata mereka berdua suka orang lain. Yoo kyung tanya siapa yang disukai Se Young, San berkata tidak tahu. Yoo kyung memancing, lalu siapa yang disukai San? San tidak menjawab, ia tanya lagi, apa wanita itu juga menyukainya? San menjawab, mungkin.
Yoo Kyung tertawa, San pasti bertepuk sebelah tangan (apa istilahnya? jak sarang?) San sedikit tersinggung? Mengapa ketawa, apa lucu? Tidak kata Yoo Kyung, ia juga bertepuk sebelah tangan. Lalu Hyun Wook datang.

Hyun Wook justru tanya apa yang dilakukan mereka berdua? Hyun Wook tanya mengapa San cenderung lebih menyukai Yoo Kyung daripada staf La Sfera lainnya? San menjawab karena Yoo Kyung baik dengannya saat ia masih sebagai tamu.
San ganti tanya, sampai kapan dapur akan jadi medan pertempuran? Hyun Wook menjawab, salah siapa? mengapa aku yang disalahkan? San membela Se young, Se young sangat mencintai pasta, ia akan memburunya seperti memburu orang yang disukainya. Hyun Wook berkata apa urusannya denganku?

San menyadari baik Hyun Wook maupun Se Young ini mirip, sama2 keras kepala. San minta demi dapur, mereka bisa berteman. Hyun Wook menolak, San-lah yang sudah menyatukan mereka di satu tempat. Hyun Wook pergi dan menarik Yoo Kyung bersamanya.

San, "Mengapa kau satu2 nya orang yang tidak menghargai kemampuan Se young, itu membuatku gila."
Hyun Wook, "Hei, Presiden Kang...Pak. Apa kau percaya bahwa kedamaian akan ada di dapur dengan 2 chef? Kau membawa isteri dan simpananmu dalam satu rumah, dan kau mengharapkan rumah itu akan tetap damai?"

Hyun Wook berkata pada Yoo Kyung, ia tidak suka jika ada orang lain di restauran yang memperlakukan Yoo Kyung lebih baik dari dirinya. Tapi sebaliknya, ia juga tidak suka melihat orang lain memperlakukan Yoo kyung lebih buruk darinya. Yoo Kyung berkata tidak apa2, lagipula siapa yang suka mempersulitnya? Hyun Wook berkata ia akan lebih baik sekaligus lebih kejam pada Yoo Kyung.
Yoo Kyung senyum dan Hyun Wook menjawab, "Aku bilang aku akan lebih kejam padamu!"

Yoo Kyung berkata Hyun Wook tidak akan bisa lebih baik dari San, karena itu bukan karakternya. Hyun Wook langsung mengambil tas Yoo Kyung dan pergi. Yoo Kyung langsung mengejarnya dengan gembira.


Paginya, Se Young datang dan melihat Yoo Kyung dan Eun Soo mengupas kerang. Se young mencemaskan tangan Yoo Kyung yang tidak boleh basah. Setelah Se young pergi, Hyun Wook datang dan mengkritik mereka karena menggunakan wol baja (itu lho yg biasa buat cuci piring dari baja) untuk membersihkan kerang. Hyun Wook menjentik dahi mereka berdua dan menyuruh melakukan dengan benar.

Dalam ruang loker, para koki ngobrol. Se young masuk dan minta beberapa orang mengikutinya, ia berkata karena ini hari istimewa, maka jumlah kerang yang harus dibersihkan menjadi 10 kali lipat, jadi Se young minta para koki membantu Yoo Kyung dan Eun Soo membersihkan kerang. Para koki menolaknya itu tugas asisten dan mereka tidak mau membantu.
Hyun Wook masuk dan menyuruh mereka membantu Yoo Kyung dan Eun Soo. Mereka juga menolaknya dan menjelaskan bahwa dalam dapur ada tingkatannya, bla..bla, dan Hyun Wook membenarkan, maka dalam dapur Chef adalah yang tertinggi, Chef adalah hukum. Jadi mereka harus segera pergi. Saat Hyun Wook dan Se young tinggal sendiri, Se young hampir menangis, dan Hyun Wook berkata Se young seharusnya bisa menebak hal2 seperti ini.

Selama persiapan makan siang, Yoo Kyung terus berusaha mencuri lihat ke arah Hyun Wook. Hyun Wook mengikuti Yoo Kyung ke freezer dan berkata agar menghentikannya. Hyun Wook memecat staf karena pacaran di dapur, dia akan dianggap apa oleh staf lain jika mereka tahu hubungan mereka. Hyun Wook langsung keluar dan Yoo Kyung menggambar sepasang ikan di jendela freezer haha...

Di dapur, Se Young mencoba memaksa flower cooks-ku mengikuti keinginannya. Ia melihat bahwa pasta dimasak dengan kaldu dari sayuran. Se young maunya dimasak dengan kaldu ayam. Flower cooks berkata bahwa kaldu sayuran lebih baik, tapi Se young tidak setuju dan berkata orang Korea lebih suka rasa gurih dari kaldu ayam. Flower cooks tetap bertahan dan Se young langsung membuang kaldu sayuran itu ke saluran air, dan berkata mereka tidak punya alasan lagi sekarang. Flower cooks marah dan keluar dari dapur.

Yoo Kyung langsung lapor pada Hyun Wook apa yang terjadi dan Hyun wook memanggil flower cooks ke dapur. Mereka berkata tidak bisa kerja dibawah Se young. Yoo kyung harus menyusul mereka dan mohon agar mereka kembali. Ji Hoon berkata mereka harus membawa Yoo kyung juga, untuk memberi pelajaran pada Se young.
Di resto, Hyun Wook menemui Se young, apa Se young pikir ini mudah? Kau harus mencari jalan keluar atau tinggalkan La Sfera.

Koki2 lama berpikir tindakan se young, siapa yang menguasai kaldu, maka ia menguasai dapur. San, kakaknya dan Seol juga tidak tahu apa jadinya nanti dengan makan malam, karena beberapa koki pergi.
Hyun Wook tanya dimana Yoo kyung? Eun Soo menjawab, Yoo kyung pergi dengan Flower cooks. Hyun wook menelp Yoo kyung dan minta ke-4nya segera kembali. Jika tidak, ia akan memecat mereka semua. Hyun Wook berkata pada Yoo kyung jika mereka tidak kembali, ia akan menarik kembali kata2nya kemarim malam. Yoo kyung kesal sekali, bahkan lebih kesal daripada dipecat haha.

Seol mengambil kesempatan dan menawarkan untuk memanggil 3 koki wanita yang dulu dipecat dan San mau tidak mau menerimanya. Flower cooks segera kembali ketika mendengar mereka akan digantikan. Hyun Wook dan Se young menjalankan tugas, dan flower cooks juga ketiga koki wanita itu lari ke dapur. Hyun wook minta flower cooks dan Yoo kyung keluar dari dapurnya dan ia minta 3 koki wanita untuk menggantikan mereka.

Flower cooks dan Yoo Kyung menunggu di luar resto selama jam makan malam. Dae Po, pelayan di ruang depan, keluar. Yoo Kyung tanya pada Dae Po apa semuanya baik2 saja. Dae Po mengangguk dan dengan lucu memasangkan tutup telinga untuk Yoo Kyung.

Setelah makan malam berakhir, Hyun Wook menemui Yoo kyung diluar. Yoo kyung tanya apa yang akan dilakukan Hyun Wook pada mereka. Hyun Wook menjawab, pertama-tama ia akan memukul flower cooks dan juga menghukum mereka dengan membersihkan kamar mandi dan dapur selama sebulan.
Hyun Wook, "apa kalian tahu, kalian sudah membuatku malu."
Yoo Kyung, "Ya, Chef"
Hyun Wook, "Wanita2 itu datang dan membantu di dapur. Aku sejujurnya ketakutan menghadapi mereka. Saat melihat mereka, aku ketakutan kalau mereka akan menyerangku dengan penggorengan dan pisau..dan kau tidak disana." hahaha..(aku suka suaranya Lee So Kyun haha..)

Saat Hyun Wook dan Yoo Kyung bicara, ketiga koki wanita itu memata-matai mereka, San dan Seol juga. San berkata ia akan mentraktir mereka minum karena ia berterima kasih, Hyun wook dan Yoo kyung akan gabung dengan mereka..tapi Seol tidak.

Mereka semua pergi ke bar karaoke, dan minum2 sambil menyanyi. (why Koreans love to do this as social activity? I mean, why not just going home and rest? liquor will make you dizzy and the music will make your head more spinning, how can they call it relaxing?)

Hee joo berkata ini menarik, hyun wook punya 2 wanita di dapurnya, bukankah Hyun Wook punya aturan "tidak ada wanita" di dapurnya? Se young bolehlah, tapi Yoo Kyung? mengapa Hyun Wook mempertahankan Yoo Kyung? Apa kalian kencan?

Hee joo berkata jika benar maka mereka tidak adil, karena Mi Hee dan Chan Hee waktu itu dipecat karena alasan yang sama.

Hyun Wook dan Yoo kyung berusaha menjawab, San langsung berkata mereka tidak kencan. Ketiga koki itu langsung tanya, bagaimana San tahu? Ya kata San, Hyun Wook tidak akan melanggar aturannya sendiri.

Yoo Kyung melompat dan berkata ia punya ide, bagaimana jika Hyun Wook menerima ketiga temannya kembali dan mereka bisa membuka dapur kecil yang melayani sarapan. Yoo kyung juga minta Hyun Wook menilai dengan jujur kemampuan ketiga temannya, Hyun Wook mengakui bahwa mereka bukannya bagus sekali, tapi mereka ada kemajuan.

Hee Joo, Mi hee, dan Chan hee puas dan San kagum dengan kemampuan Yoo kyung diplomasi.

Di bar lain (yeah, I think this is how Koreans bondage together), Se young minum2 bersama flower cooks. Se young tanya mengapa mereka menolak metodenya sebelum mencobanya. Apa mereka takut? Flower cooks merasa ini tantangan.

Hyun Wook dan Yoo Kyung kembali ke La Sfera, mereka tidak bertemu dengan tim koki lama yang masih berlatih. Mereka melihat bahwa Eun Soo meninggalkan keranjang berisi kerang yang belum dicuci di dapur, mereka akhirnya membersihkan kerang, dan tidak menyadari bahwa Eun Soo tidur di ruang loker. (They really love their workplace haha).

Setelah selesai, Hyun Wook mengulang kata2nya, bahwa Yoo kyung punya tangan yang jelek, mulutnya juga biasa2 saj, dan hidung lucu...tapi, ada satu yang terlihat cantik. Hyun Wook kemudian dengan lembut mencium mata Yoo kyung.


Hyun Wook, "Hei ikan emas, jika kau meninggalkan dapurku, kau mati."
Hyun Wook, "Hei, aku berkata, aku juga menyukaimu"

Yoo Kyung, "Di dapur juga? dan bagaimana dengan peraturan tidak boleh kencan itu?"
Hyun Woook, "Ini di dapur. Tidak apa jika kita kencan sembunyi-sembunyi."
Yoo kyung, "Aduh panas sekali, wajahku merah, iya kan?"
Hyun Wook, "Lepaskan saja tutup telingamu."
Keduanya tertawa.

Eun Soo melihat semua ini dan ia berjingkat-jingkat keluar dari dapur.

Pasta 9
Pasta 8
Behind the scene1
Pasta 7
Pasta 6
Pasta 5
Pasta 4
Why I recap Pasta ?
Pasta 3
Pasta 2
Pasta 1
Pasta

Personal Taste episode 9

Episode 9 : I'm Your Man


Younha, Can't Believe it thank : SuperSelfControl Youtube






Jin Ho keluar dari RS, Kae In tidak melihatnya. Jin Ho sedikit terguncang. Ia baru menyadari perasaan-nya pada Kae in dan tidak tahu harus bagaimana.

Di kantor, Sang Jun mencemaskan Jin Ho yang sama sekali tidak bisa dihubungi setelah keluar kantor tadi. Apa ada yang terjadi? Sang jun merasa ini tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Tae Hoon merasa ini pasti masalah wanita.

In hee datang dan Sang Jun berkata Jin Ho pergi dan belum pulang sejak tadi, ia mengundang In hee minum teh. In hee tentu saja tidak menolak.

Chang Ryul mengantar Kae in pulang dan ia mendapat telp dari ayahnya. Chang ryul berkata ia mengantar Kae in dulu dan akan menemuinya, Kae in tidak mengatakan apa2 mengenai percakapannya dengan ayah Chang ryul.

Kae in mengirim SMS pada Jin ho, tapi Jin ho ragu2 membukanya. Chang Ryul ingin berhenti di SPBU dulu agar Kae in bisa makan, Jin Ho juga mengisi bensin. Saat mobil Jin Ho pergi, mobil Chang Ryul masuk.

Sang Jun mengajak In Hee makan malam, In hee terus menuang arak dan Sang Jun mulai mabuk. Sang Jun berkata kau sama sekali tidak minum? In hee terus memancing apa Jin Ho kencan dengan seseorang. Sang Jun karena mabuk mulai banyak bicara.

Sang Jun berkata Jin ho itu benar2 normal, pengakuannya waktu itu hanya suatu kesalahan saja.

Kae In dan Chang Ryul sampai di Sang Go Jae, Kae in melarang Chang Ryul masuk. Chang ryul berkata ia hanya ingin menunggu sampai kae in tidur dan setelah itu ia pergi, that's all. Tapi Kae in menolak. Chang Ryul heran, mengapa kau bisa demikian berubah dalam sekejap?

Kae in berkata ini karena Chang Ryul, sekarang aku lebih mencintai diriku sendiri. Chang Ryul berkata ia akan menjadi pria yang akan mencintai Kae in sepenuhnya.

Young Sun datang dan ia langsung memukul pundak Chang Ryul. Apa yang kau lakukan di sini hah? Chang Ryul membungkuk halo, nanti aku akan memberi salam lebih resmi. Resmi apa, kata Young sun. Kae in berkata Chang Ryul kau harus pergi.

Jin Ho kembali ke kantor dan Kae in terus menelp-nya. akhirnya Jin Ho mengangkat telpnya.

Kae in berkata ia tadi kejatuhan papan dan pingsan, Jin Ho tidak terlalu antusias mendengarnya, lalu?! Kae in jadi merasa aneh, kau tidak apa2? Suaramu kedengaran aneh. aku tidak terlalu luka kok. Jin ho menjawab aku tidak apa2. Jin ho berkata ia nginap di kantor dan Kae in tidak perlu menunggunya.

Young Sun mendengar percakapan itu dan berkata paling tidak Jin Ho harus memperlihatkan sedikit perhatian pada Kae In. Young Sun menegur Kae in apa ia masih mau kembali pada Chang Ryul? Kae in meyakinkan Young Sun ia tahu yang ia lakukan.

In Hee menelp Jin Ho dan pura2 ketakutan karena ada pencuri di apartemennya. Jin Ho datang dan In hee langsung memeluknya. (evil woman..) Bahkan In hee sampai membuat berantakan apartemennya agar terlihat benaran. In Hee beralasan ia tidak bisa menelp Chang ryul maupun Kae in.

Jin Ho memeriksa dan merasa apartemen In hee aman, dan ia akan pergi. In hee meminta Jin Ho tinggal. Jin Ho menolak dan berkata tidak nyaman. In hee mulai memancing, bukankah sebenarnya tidak masalah bagi Jin Ho karena selama ini ia tinggal dengan Kae in. Jadi kalau dengan Kae in tidak apa2 tapi aku tidak?

Akhirnya Jin Ho mengalah dan ia berkata akan tidur di sofa In hee. In Hee berkata Jin Ho sepertinya sangat tidak nyaman berada di dekatnya. Jin Ho tidak tahan lagi dan ia langsung pergi. Jin ho berkata sudah mau pagi.

Kae In menunggu di rumah, ia tidak bisa tidur, memeluk boneka Jin no-nya. Ia bertanya-tanya mengapa Jin Ho bersikap seperti ini dan ia minta jawaban dari boneka itu haha..oh lion ..

Paginya, Kae in mengintip ke kamar Jin Ho yang ternyata kosong. Bahkan Kae in membuka laci baju Jin Ho untuk mengecek. Lalu bergumam, "Dia pasti berpikir aku wanita aneh." Kae In berencana membawa baju dalam untuk Jin Ho haha, akhirnya Kae in berkata ah tidak apa2 ini kan antar teman.

Di kantor, Sang Jun mengaku kemarin ia makan malam dengan In hee dan mabuk, ia membicarakan Jin Ho hanya tidak ingat omong apa. Sang Jun mendesak Jin Ho untuk mengambil foto Sang Go Jae dan Jin ho menolaknya karena dilarang Kae In.

Sang Jun tidak peduli, ia bahkan mau menyelinap untuk mengambil gambar Sang go Jae. Sang Jun melihat Jin Ho ragu2. Apa ini karena Kae In? Jin Ho diam saja. Sang Jun mulai mengerti.

Tiba2 Kae in masuk ke kantor Jin Ho, dan mendelik pada Jin Ho. Tapi cuma bercanda. Kau harus menjelaskan padaku kemana kau. Kae in bahkan membawakan pakaian dalam untuk Jin Ho dan juga kaus kaki. Jin Ho kaget, kau membuka laciku? Kae in berkata kita teman kan?

Kae in tanya apa Jin ho merasa bersalah karena tidak ada di sisinya ketika ia luka? Jin Ho menyangkalnya tapi jelas Jin ho tersentuh.

Jin Ho tanya, mengapa aku harus mencemaskanmu? Bukankah Kae in seharusnya lebih fokus pada balas dendamnya? Kae in menjawab, kau tidak tertarik pada apapun kecuali keberhasilan pekerjaan-mu iya kan? Jin Ho mengiyakan. Kae in lalu pergi. Jin Ho tidak menyusulnya.

Di museum, Kae In mengecat balok2 sambil ngomel. Do Bin masuk, dan ia tanya kenapa dahi Kae In? Kae in berkata ia terbentur tapi tidak apa. Do Bin tanya apa yang dibuat Kae In, kok bentuknya sama? Kae in menjelaskan ia membuat partisi. Nanti akan digabung menjadi tembok. Do bin berkata bagus juga warnanya macam2 anak2 pasti suka. Kae in membenarkan, ia dengar warna akan memacu kerja otak anak2. Do bin suka, "Good idea."

Kae in mentraktir Choi Do Bin kopi. Kae in mengucapkan terima kasih atas usaha Do Bin. Do bin tanya apa Kae in tahu rasanya keuntungan dari cinta bertepuk sebelah tangan ? Mereka mulai membuat daftar, tidak perlu mengeluarkan uang untuk orang itu, atau mengharapkan apapun.

Do Bin merasa Kae in punya pengalaman bertepuk sebelah tangan. Kae in merasa ia tidak yakin dengan ini, tapi ia tidak boleh membebani pria itu. Do bin juga merasa sama.

Jin Ho datang ke museum dan In Hee melihatnya. Kae in melihat mereka dan mendengar saat In hee tanya apa Jin Ho lelah karena menginap di rumahnya semalam, sepertinya Jin Ho tidak cukup tidur.

Ayah Chang Ryul mendesak agar Chang Ryul segera kembali dengan Kae in, ia juga berkata Kae In seharusnya bisa mengerti pesannya. Chang Ryul langsung kaget, apa yang ayah katakan pada Kae In? Ayah Chang Ryul mengaku, ia berkata ia tahu siapa ayah Kae In, maka ia akan diperlakukan dengan baik. Chang Ryul kesal sekali.

Do Bin memanggil Jin Ho karena ia akan memberikan bahan yang bisa membantu Jin Ho. Do Bin berkata ini bukan hal penting hanya ingin bertemu sebagai teman. Do Bin merasa lebih berani karena sudah didorong Kae in, maka ia mengusulkan agar bisa lebih dekat lagi. Do Bin mengutip kata2 Kae in mengenai cinta bertepuk sebelah tangan dan berkata bahwa tindakannya ini perlu keberanian.

Chang Ryul datang dan memberikan bunga pada Kae in, tepat saat Jin Ho dan In hee keluar untuk melihat semuanya (kayanya adegan klise kaya gini ngga akan pernah hilang dr Kdrama ya..hehe..bosen ngga sih?). In Hee mendekati mereka dan langsung memberi selamat pada Kae in, lalu In hee senang karena Chang ryul sudah pulih.

Wajah Jin Ho terlihat kaku, ia tahu Kae in melakukannya untuk balas dendam, tapi Jin ho menyaksikan sendiri Kae in didekati orang lain dan ia terluka.

Jin Ho akhirnya pergi makan dengan In Hee, yang ngoceh terus. Tapi Jin Ho tidak tertarik mendengarnya.

In hee mengundang Jin Ho minum untuk berterima kasih atas bantuan Jin Ho kemarin, tapi Jin Ho menolak. Lalu In hee sengaja mengeluarkan pil, ia beralasan ini adalah pil penenang karena ia gelisah karena kejadian pencurian kemarin malam. In hee masih takut sendirian malam ini, apa Jin Ho mau datang lagi semalam lagi?

Jin Ho mengantar In hee dan memeriksa apartemennya dan Jin ho memastikan semuanya aman. (neng kalo kemalingan telp polisi, bukan Jin Ho). Jin ho akan pergi dan In hee menggunakan taktiknya lagi dan mencium Jin Ho!

Jin Ho marah dan mendorong In hee, kau memilih pria yang salah! (girl, he's just not that into you!), In hee masih tanya, apa kau tidak menyukai wanita atau hanya aku? In hee menyatakan ia akan memegang erat Jin Ho, karena pada dasarnya kita ini sama. Menggunakan apapun untuk mencapai tujuan kita.

Chang Ryul mengantar Kae In pulang dan berkata ia dengar Kae in bertemu ayahnya. Chang Ryul berkata ia tidak melakukan ini karena ayahnya dan minta Kae in percaya padanya.

Sang Jun memutuskan untuk pergi ke Sang go Jae. Tae Hoon menolak ide Sang Jun dan Sang Jun membujuknya dengan memegang wajah Tae Hoon, hye Mi melihatnya lagi dan ia benar2 berpikir Sang Jun itu gay. hehehe

Hye Mi mengikuti mobil mereka dengan taksi dan ia akhirnya tahu dimana Jin Ho tinggal.

Tae Hoon dan Sang jun menahan Hye Mi dan membawanya masuk ke mobil. Hye Mi melihat jendela dan melihat Kae in yang sedang membuang sampah. Hye mi langsung murka, Jin Ho tinggal dengan wanita lain?

This scene is so hilarious, you should see when Sang Jun got mad, freaking funny...

Hye mi mau keluar tapi Tae Hoon dan Sang Jun menahannya. Sang Jun akhirnya kehilangan kesabaran dan menyuruh keduanya pulang. Sang jun punya urusan dan ia akan melakukannya sendiri.

Hye Mi menangis dan berkata pada ibu Jin Ho bahwa Jin ho tinggal dengan seorang wanita. Tae Hoon buru2 menjelaskan bahwa Jin ho terpaksa melakukan ini karena karirnya. Hye mi bersumpah akan membongkar alasan Jin Ho tinggal di rumah itu.

Sang Jun masuk dan mengarang cerita bahwa Jin ho meninggalkan dokumen penting, Sang jun minta diantar keliling Sang Go Jae. Kae in melihat dengan bingung dan Sang Jun buru2 menjelaskan bahwa ia mimpi tinggal di tempat seperti ini bersama istri dan anaknya. Kae in tambah bingung, bukankah Sang jun gay?

Sang Jun buru2 membuat alasan lagi, itu mimpi ibunya untuknya. Dan Kae in jadi simpati. Sang jun minta teh panas, Kae in menyiapkannya dan Sang Jun langsung mengeluarkan kamera dan mengambil gb dg cepat.

Jin ho pulang dan melihat Sang Jun dan melihatnya mengambil gambar. Sang jun menyadari Jin Ho melihatnya dan merasa Jin ho segan melanjutkan penyelidikannya tentang Sang go Jae. Sang jun mengingatkan Jin ho mengapa dia tinggal di sini, apa perasaannya pada Kae in membuatnya tidak bisa membedakan antara bisnis dan urusan pribadi?

Jin Ho menjawab, ya, aku tidak bisa membedakan lagi mana bisnis mana urusan pribadi. Ini pernyataan tidak resmi Jin ho kalau ia mencintai Kae in. Sang jun melihat Jin Ho sangat terganggu dan tanya apa Jin Ho bisa melepaskan pekerjaan ini demi wanita itu.

Jin Ho menemui Kae in dan berkata ada yang harus ia katakan, "Aku datang ke Sang go Jae..." dan Sang Jun muncul mengganggu mereka, ia berkata ada kucing masuk, Kae in langsung keluar mencari kucing itu dan Sang jun minta Jin Ho jangan mengatakan apa-apa.

Setelah Sang Jun pergi, Jin Ho dan Kae in tegang. Kae in memikirkan Jin ho menginap di rumah In hee dan Jin Ho memikirkan bunga dari Chang Ryul. Jin Ho mengucapkan selamat pada Kae in dan tanya apa Kae in bisa mengakhirinya dengan mudah, kalau dilihat dari ekspresinya saat mendapatkan bunga, Kae in sepertinya suka. Kae in berkata ia akan mengakhirinya jika Jin ho berkata sudah berakhir. Jin ho berkata itu terserah Kae in.

Jin Ho mematikan ponselnya agar In hee tidak telp, tapi In hee-de vil justru menelp Kae In. Kae in memberikan ponselnya pada Jin ho. Setelah Jin ho selesai, ia kesal dan berkata apa Kae in tidak bisa berkata bahwa Jin Ho tidak mau terima telp? Kae in juga kesal, bagaimana aku bisa tahu itu?

Kae in berkata ia tahu Jin Ho menginap di apartemen In hee. Jin Ho jadi heran. Jin Ho menjelaskan kemarin ada pencuri di apartemen In Hee, Kae in berkata meskipun demikian, saat ia mendengarnya, hatinya sakit. Teman baiknya dicuri oleh In Hee lagi. Jin ho meyakinkan Kae in itu tidak akan terjadi.

Tiba2 Chang Ryul menelp. Kae in menjawabnya dan Jin Ho merasa Kae in jatuh hati lagi pada Chang Ryul dan Jin Ho pergi dengan membanting pintu! Aww he's jealous haha..I like the cheesy part like this.

Malamnya, mereka sama2 tidak bisa tidur. Paginya Kae in bicara dengan penjual kayu, ia tanya dimana diantara kedua pria itu adalah pacar Kae in. Kae in heran. Kae in mendapat laporan kalau pria kedua berkata ia adalah teman Kae in tapi nada suaranya terdengar seperti seorang kekasih yang cemas setengah mati.

Kae in tahu pria itu pasti Jin Ho dan ia memanggil Jin Ho untuk piknik di taman. Kae In menyiapkan makan siang untuk Jin Ho (beli, bukan buat sdr kaya Jandi hehe, yg praktis2 aja..)Kae in berkata ia selalu ingin melakukan ini dengan teman prianya , Jin ho mendengus bukankah seharusnya Kae in melakukan dengan Chang ryul?

Kae in mengucapkan terima kasih karena Jin Ho sudah datang ke RS. Kae in heran bagaimana Jin Ho menemukan toko kayunya? Jin ho berkata ia menelp semua toko kayu sampai ia menemukan yang tepat.

Kae in tanya bagaimana jika ia menjadi pria? apa Jin ho akan merasakan yang lain dengannya? Jin ho berkata ia tidak bisa membayangkan itu.

Kae in menempelkan nori sebagai kumis palsu dan mau tidak mau Jin Ho tertawa dan kebekuan-nya cair. Mereka menghabiskan waktu dengan senang2.

Penyelidik yang di sewa Chang Ryul lapor, tidak ada bukti Jin Ho itu gay. Chang Ryul langsung menelp Kae in yang tentu saja tidak mengacuhkan telp Chang Ryul. Kae in jalan2 dengan Jin Ho.
Kae in pura2 jadi pria dan ia juga minta Jin Ho mencoba pakai baju wanita "atas nama persahabatan". Jin ho membalas, "Aku lebih memilih mati atas nama persahabatan." Kae in langsung berlutut satu kaki dan Jin Ho berlalu karena malu.

Kae in berkata sendiri, "Aku berpikir begitu lama apa yang bisa kulakukan untuk berterima kasih padamu. Aku ingin berkata aku mencintaimu. Tapi aku tidak punya keberanian, jadi aku memutuskan untuk menjadi pria. Seperti aku bersamamu, aku ingin melihatmu gemetar karena aku. Ini adalah Park Kae in peramal cuaca."

Dalam perjalanan pulang Kae in berkata ia ingin menjadi pria. Jin ho berkata, "aku suka Park Kae in apa adanya."

Chang Ryul gelisah dan ia mencari Kae in, Chang Ryul menelp In hee apa ia bersama Jin Ho. Chang Ryul berkata selama ini Jin ho hanya pura2 jadi gay. Keduanya pergi ke Sang go jae.

Chang Ryul kesal, Jin Ho tinggal bersama Kae in di rumah yang sama, ini tidak bisa dibiarkan.

Maka begitu Jin Ho-Kae in pulang, Chang Ryul langsung memukul Jin Ho.

Chang Ryul, "Beraninya kau mencampuri hidupku. Apa yang kau lakukan pada Kae in? Kau brengsek kotor?"

Jin ho berkata ia tidak melakukan apapun, Chang ryul marah dan mau memukul Jin ho lagi, tapi kali ini Jin ho sudah lebih siap.

In hee mulai membela Jin Ho, Jin ho menghindari perkelahian, tapi Chang Ryul mau memukul lagi, kali ini Jin Ho memukulnya. Chang Ryul jatuh ke tanah.

Kae In otomatis langsung mendekati Chang ryul dan tanya apa ia tidak apa2. Jin Ho melihat mereka dengan pandangan terluka.

Personal Taste 8
Personal Taste 7
Personal Taste 6
Personal Taste 5
Personal Taste 4
Personal Taste 3
Personal Taste 2
Personal Taste 1
Syukuran Personal Taste
Personal Taste Novel